| Kode: 234796 | Tanggal: 2011/04/04 | Sumber: www.abna.ir | print |
Yaman: Diktator Yaman Mengijinkan Alqaedah Menguasai Yaman Utara |
Menurut Kantor Berita ABNA, kelompok ekstrim yang berhubungan erat dengan kelompok Al-Qaedah beberapa hari sebelumnya telah mengumumkan kemandirian kawasan Obin utara Yaman, daerah itu dinamai dengan Imarat Islami.
Kemerdekaan ini didapatkan pada malam sebelumnya dimana berbondong-bondong masyarakat bersenjata Al-Qaedah menyerang pimpinan Obin dan akhirnya bisa menguasai kawasan itu. Melalui stasiun radio mereka menyatakan akan kemerdekaan mereka dan bahwa Negara itu dinamakan dengan Imarat Islami.
menanggapi pengumuman ini beberapa masyarakat berdemonstrasi turun kejalan dan menyatakan penentangan mereka pada Al-Qaedah yang telah mengajak penduduk pada api peperangan, dalam demonstrasi itu lebih dari 120 orang dari para demonstran meninggal dan ratusan yang lain mengalami luka-luka.
Pimpinan pemerintahan ekstrim Obin dengan memanfaatkan media masa setempat mengumumkan bahwa sejak saat itu Imarat Islami akan dijalankan dengan peraturan hukum syariat Islam, para wanita dilarang keluar kecuali untuk kegiatan yang penting semata dan itu pun harus ditemani dengan salah satu mahram mereka. Hal ini selain ditentang secara menyeluruh oleh masyarakat Yaman pihak barat pun cukup dibuat gerah dengan memberikan bantuan lebih pada Abdullah Shaleh untuk menghadapi Al-Qaedah.
Niatan Al-Qaedah ini sudah direncanakan jauh-jauh hari dan sesuai dengan perjanjian sebelumnya antara pimpinan Al-Qaedah dengan dan Diktator Yaman. Kebijakan buruk Abdullah Shaleh ini ditujukan pada barat bahwa dialah satu-satunya orang yang mampu mengkontrol gerakan ekstrim Al-Qaedah.
Kawasan Obin terletak di utara Yaman berbatasan dengan teluk Adn. Kawasan ini adalah kawasan yang memang diincar oleh pihak Al-Qaedah sebuah kawasan yang menyerupai sebuah pulau kecil. Sepanjang tahun ini presiden Yaman dengan mendapatkan paket dari barat untuk memerangi teroris secara lahir berusaha untuk menjaga kestabilan kawasan Obin tapi kebijakan terakhirnya malah memberikan kesempatan pimpinan utama Al-Qaedah yang merupakan orang asli kelahiran kawasan Obin.(*)
- sesama islam haruslah saling membantu.....
teruskan perjuangan kalian. [mahadi]