Rahbar: Pekerjaan Kaum Buruh adalah Ibadah dan Amal Saleh
Kode: 239100 Tanggal: 2011/04/30Sumber: www.abna.irprint

Pertemuan Rahbar dengan Kaum Buruh:
Rahbar: Pekerjaan Kaum Buruh adalah Ibadah dan Amal Saleh

"Penghormatan Islam terhadap buruh sangat tinggi. Islam memandang pekerjaan pekerja atau buruh adalah sebagai sebuah ibadah dan amal saleh. Bahkan Nabi saww sampai mencium tangan seorang buruh, dan menyebutkan tangan buruh adalah diantara tangan yang tidak akan terbakar oleh api neraka kelak." Ungkap beliau.

 

 Rahbar: Pekerjaan Kaum Buruh adalah Ibadah dan Amal Saleh

Menurut  Kantor Berita ABNA, Hadhrat Ayatullah al Uzhma Ali Khamanei Pemimpin Besar Republik Islam Iran (Rahbar), Rabu (27/4) pagi hari dihadapan ribuan orang pekerja dan kaum buruh dari berbagai kota di Iran menyatakan masa depan Negara Iran adalah masa depan yang cerah dan terang. Pertemuan tersebut untuk menyambut Hari Buruh Internasional awal Mei nanti. Dalam pertemuan tersebut Rahbar menyebutkan, pekerjaan dan pekerja adalah dua faktor utama dan penting yang menunjang keberlangsungan hidup setiap individu dan masyarakat.

"Penghormatan Islam terhadap buruh sangat tinggi. Islam memandang pekerjaan pekerja atau buruh adalah sebagai sebuah ibadah dan amal saleh. Bahkan Nabi saww sampai mencium tangan seorang buruh, dan menyebutkan tangan buruh adalah diantara tangan yang tidak akan terbakar oleh api neraka kelak." Ungkap beliau.

 Lebih lanjut Ayatullah Ali Khamenei mengatakan, "Sejak awal perjuangan revolusi Islam, kelompok-kelompok yang berhaluan kiri, khususnya yang berpaham komunisme bersungguh-sungguh berusaha menarik simpatik para buruh dan mempertentangkannya dengan Islam. Namun kaum buruh kita justru menyuarakan suara Islam dan menampik konspirasi tersebut."

Pemimpin Besar Republik Islam ini kemudian menyebutkan peran kaum buruh dalam revolusi Islam Iran tidaklah sedikit. Keikutsertaan kaum buruh dalam pertahanan suci menghadapi agresi Irak dan perannya dalam pembangunan Negara sangat besar. Beliau berkata, "Kaum buruh dengan penuh semangat dan kebanggaannya sebagai warga Iran melakukan pekerjaan mereka dengan sebaik-baiknya. Dengan ketekunan, inisiatif dan kecintaannya kepada Iran mereka berhadapan dengan Negara-negara yang menginginkan perekonomian Negara ini hancur."

"Karenanya barangsiapa di negara ini yang berbuat zalim kepada kaum buruh, atau menginjak-injak hak kaum buruh, maka ia telah berani menyatakan tidak sejalan dengan kebijakan negara." Tegasnya.

Pada bagian lain dari ceramahnya, mengkaitkan dengan slogan Negara tahun ini, Jihad Ekonomi, Rahbar berkata, "Para musuh akan selalu bekerja keras dan bersungguh-sungguh untuk menghancurkan Islam dan keutuhan Republik Islam Iran dengan berbagai cara dan dari berbagai sisi, keamanan, politik dan lain-lain, khususnya di bidang ekonomi. Karenanya kita harus mengerahkan segala kemampuan dan kekuatan kita, dengan berpegang pada keikhlasan kita menilai apa yang kita lakukan adalah sebuah jihad melawan musuh."

Dipenghujung ceramahnya, Rahbar dengan penuh keyakinan dan rasa optimis menyatakan, "Esok dengak segala kesungguhan, dan berbagai upaya masyarakat Iran yang terus berjuang di jalan Islam dengan izin dan pertolongan Allah swt, dari apa yang telah ditunjukkan hari ini, insya Allah akan jadi lebih baik. Masa depan bangsa Iran adalah masa depan yang cerah."

 




Email:
Nama:
Pesan:
Enter security code
erfan
ABNA World Service
Englishالعربية
Françaisاردو
Españolفارسی
Русский中文
DeutschTürkçe
Azeri (cyr) Azeri (ltin)
Melayu Indonesia
বাংলা हिन्दी
Swahili Myanmar
BosanskiABP sites
  Berita Terakhir