| Kode: 276771 | Tanggal: 2011/11/06 | Sumber: www.republika.co.id | print |
Indonesia: MUI: Khutbah Idul Adha Kedepankan Pencerahan dan Kerukunan Umat |
Menurut Kantor Berita ABNA, Majelis ulama
Indonesia (MUI) mengharapkan khutbah saat pelaksanaan shalat Idul Adha
berisikan materi berbobot dan mendidik. Sebab, khutbah memiliki peranan penting
bagi introspeksi, motivasi dan pendidikan bagi umat.
"Kami meminta agar para khatib memberikan
khubah berisi materi yang mencerahkan masyarakat," papar Ketua MUI, Slamet
Effendi Yusuf, di Jakarta, Senin (1/11).
MUI, kata Slamet, mengharapkan agar khatib
tidak memberlakukan khutbah hanya sebatas syarat sah shalat Idul Adha saja.
Melainkan perlu dimaksimalkan untuk kebaikan dan kemajuan umat.
Selain itu, kata Slamet, MUI juga meminta
khutbah yang disampaikan tidak berisi provokasi atau isu-isu yang menyinggung
umat agama lain. Menurut dia, hal itu tidak tepat dilakukan mengingat bangsa
Indonesia terdiri dari beragam suku, agama, ras dan etnis.
Maka dari itu, MUI menyarankan para khatib
untuk mengedepankan khutbah berisi materi yang membimbing umat Islam untuk
menjaga kerukunan antar umat beragama. "Harapanya itu tadi, ada semacam
bimbingan untuk menjaga kerukunan antar umat beragama di tanah air,"
pungkasnya.
Sumber berita:
Harian Republika