| Kode: 310350 | Tanggal: 2012/04/22 - 15:31 | Sumber: www.abna.ir | print |
Menurut Kantor Berita ABNA, Kepala Kepolisian Irak, Abbas Tamimi menyampaikan secara resmi pihaknya telah berhasil menemukan persembunyian pemimpin kelompok teroris yang bernama Abdul Sattar di wilayah Sa'diyah, kota Diyali.
Sattar terkenal sebagai gembong teroris pelaku pembunuhan 21 orang warga Syiah dan membakar mayat mereka di wilayah Nubai, kawasan Utara Irak beberapa waktu lalu.
Berdasarkan berita dari media setempat menyebutkan, pihak keamanan Irak setelah menemukan tempat persembunyian gembong teroris tersebut segera melakukan pengepungan. Merasa tidak bisa lagi meloloskan diri, akhirnya Abdul Sattar bertindak nekad membunuh diri dengan meledakkan bom di dalam rumahnya. Iapun tewas seketika bersama seluruh anggota keluarganya. Rumahnya hancur berantakan dan di bawah reruntuhan rumahnya ditemukan mayat anak-anaknya yang berusia 5 dan 15 tahun.
Menurut Ahmad Jiburi, bom meledak sebelum pasukan keamanan memasuki rumah, sehingga tidak ada seorangpun dari pihak keamanan yang menjadi korban.
Irak negeri yang terkenal dengan julukan negeri seribu satu malam tersebut, sejak beberapa tahun belakangan dilanda konflik internal, yang menyebabkan terbunuhnya sejumlah warga Syiah oleh pengikut setia partai Ba'ath yang tersisa dan kelompok teroris yang ditunggangi As dan Israel bahkan mendapat dukungan senjata dari negara-negara Arab seperti Arab Saudi dan Qatar. Kelompok teroris tersebut senantiasa sengaja memicu konflik antara Sunni dan Syiah.