Menurut Kantor Berita ABNA, Kamis pagi (10/5) telah terjadi 2 (dua) ledakan luar biasa yang dilakukan teroris di persimpangan Al-Qazaz pada bagian selatan Suriah. Ini adalah peledakan terkuat dan terbesar dari seluruh ledakan yang terjadi sejak satu tahun terakhir di Damaskus dan kota Suriah lainnya.
Berdasarkan laporan tersebut kementerian Negara Suriah mengemukakan bahwa 2 (dua) ledakan ulah teroris kamis lalu di Damaskus telah menjatuhkan korban 55 syahid dan 272 luka-luka dari aparat keamanan dan selain aparat keamanan serta 15 kantong terisi penuh potongan-potongan jasad tak teridentifikasi.
Dari laporan ini juga disebutkan bahwa lebih dari 1000 kg bahan peledak telah digunakan dalam aksi 2 (dua) ledakan tersebut. Sampai detik ini belum ada oknum yang mengaku bertanggung jawab atas aksi peledakan yang terjadi.
2 (dua) ledakan fatal pada daerah selatan Damaskus yang diselingi satu menit dari ledakan salah satunya ini merupakan peledakan terbesar sepanjang sejarah krisis Negara tersebut, bahkan suaranya dapat didengar diberbagai sudut ibukota ini begitu juga guncangan yang menyebar luas di seluruh wilayahnya.
Hingga kini belum jelas mengapa kelompok teroris yang mengaku hendak melawan pemerintah dan militer Suriah ini melakukan peledakan brutal dengan hanya menjatuhkan korban penduduk Suriah sendiri.