Menurut Kantor Berita ABNA, mesin pembunuh musuh-musuh Ahlul Bait masih juga bekerja meskipun saat ini umat Islam sedang menghadapi bulan suci Ramadhan, pengikut-pengikut Ahlul Bait kembali bergelimpangan menjadi korban aksi kebiadaban kelompok teroris. Berikut daftar kejadian di beberapa kota pemukiman Syiah di Pakistan yang terlacak oleh media.
Karachi
Hari Ahad (29/7)ketika waktu berbuka puasa tinggal 5 menit lagi, sebuah tembakan senjata api tiba-tiba mengagetkan warga Karachi yang sedang menanti waktu berbuka puasa. Akibat tembakan tersebut, Muzammil Husain (45) harus kehilangan nyawa.
Sementara di Karachi bagian utara, seorang pemuda berusia 24 tahun Agha Asghar juga mendapat serangan bersenjata, dengan 5 butir peluru mengena dadanya. Sampai saat ini kondisinya masih kritis dan sementara masih dalam perawatan medis.
Queeta
Pada hari yang sama, di Hazar Ganji Queeta, salah seorang warga Syiah bernama Qurban Ali yang baru saja dalam perjalanan pulang dari berziarah ke Iran, di sebuah tempat peristrahatan ia ditembak mati oleh anggota komplotan Sepah Sahabeh.
Jahang
Sementara itu di Jahang, dua pemuda lainnya yang bernama Meh A'zham dan Nasir Abbas juga menjadi korban penembakan kelompok Sepah Sahabeh (Laskar Sahabat). Beruntungnya keduanya tidak sampai meninggal, dan sementara masih dalam perawatan medis di rumah sakit setempat.
Bluchistan
Sementara itu di Ja'far Abad Bluchistan, Agha Kadir Bakhs juga menjadi korban kebengisan anggota Sepah Sahabeh. Beliau adalah putera dari Haji Muthel Khan salah seorang ulama Syiah yang disegani di wilayah tersebut.
Para korban yang berjatuhan tersebut menambah catatan hitam kelompok teroris Sepah Sahabeh yang mengincar warga Syiah untuk menjadi korbannya. Sampai saat ini tercatat kurang lebih 20 warga Syiah yang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Meski jumlah korban pembunuhan semakin bertambah, pihak kepolisian belum juga mengambil tindakan tegas terhadap kelompok Sepah Sahabeh yang mengaku pelaku berbagai aksi teror mematikan tersebut.