Iran Siap Menantang Ancaman Embargo Barat
Kode: 336208 Tanggal: 2012/08/12 - 05:08Sumber: www.abna.irprint

Khatib Shalat Jum'at Teheran:
Iran Siap Menantang Ancaman Embargo Barat

Khatib shalat Jum'at di Tehran Republik Islam Iran Jum'at (10/8) dalam khutbahnya mengatakan, rakyat Iran akan bangkit menentang embargo ekonomi yang direncankan Barat.
 

 Iran Siap Menantang Ancaman Embargo Barat
Menurut Kantor Berita ABNA, Khatib shalat Jum'at di Tehran Republik Islam Iran Jum'at (10/8) dalam khutbahnya mengatakan, rakyat Iran akan bangkit menentang embargo ekonomi yang direncankan Barat.

Hujjatul Islam Siddiqi dalam khutbah keduanya di Tehran berkata, "Pihak barat berkhayal bahwa mereka dapat menghalangi bangsa Iran dari merealisasikan cita-cita akibat tekanan dan berbagai bentuk boikot."

Tambah beliau lagi, "Bukan hanya Iran yang sedang menghadapi masalah ekonomi, bahkan seluruh dunia turut mendapat imbas dari krisis ekonomi yang terjadi."

Khatib Jum'at Teheran tersebut dalam khutbahnya turut mengecam beberapa pemimpin Arab yang sedang berkomplot untuk menyerang Suriah. Katanya pemimpin-pemimpin Arab tersebut mestnya berperang menghadapi Zionis yang telah melakukan penghinaan terhadap identitas Arab dan kaum muslimin sejak puluhan tahun lalu.

Kritikan turut dilemparkan kepada negara Turki yang pernah memiliki sejarah panjang penentangan terhadap penjajahan atas Palestina namun sekarang malah bekerjasama dengan Zionis.

Khatib Jum'at Teheran tersebut juga mempersoalkan beberapa negara Arab yang menuntut demokrasi di Suriah sementara dalam negara mereka sendiri sama sekali tidak pernah mengadakan pemilihan umum. "Justru ketika rakyatnya menggelar aksi unjuk rasa, penangkapan, penyiksaan bahkan pembunuhan justru menjadi jawaban atas aksi rakyat tersebut." Tegas ulama Syiah tersebut.

 




Email:
Nama:
Pesan:
Enter security code
erfan
ABNA World Service
Englishالعربية
Françaisاردو
Españolفارسی
Русский中文
DeutschTürkçe
Azeri (cyr) Azeri (ltin)
Melayu Indonesia
বাংলা हिन्दी
Swahili Myanmar
BosanskiABP sites
  Berita Terakhir