Menurut Kantor Berita ABNA, Jaringan al-Ikhbariya Suriah mengkonfirmasikan berita penculikan tim wartawannya di Provinsi Rif, Damaskus, ibukota Suriah.
Televisi al-Alam Sabtu (11/8) melaporkan, jaringan al-Ikhbariya mengumumkan bahwa empat orang dari tim media jaringan itu diculik di Provinsi Rif Damaskus.
Jaringan tersebut menyebut milisi bersenjata dan negara-negara pendukung mereka sebagai pihak yang bertanggung jawab atas keselamatan para sandera.
Jaringan al-Ikhbariya menuntut pejabat media negara-negara Arab, Uni Wartawan dan lembaga-lembaga non-pemerintah dan internasional untuk segera bertindak guna membebaskan empat wartawan tersebut.
Ilyas Murad, Ketua Uni Wartawan Arab mengatakan, penculikan terhadap tim wartawan jaringan al-Ikhbariya oleh milisi bersenjata dinilai sebagai kekerasan terhadap kemanusiaan, masyarakat, kebebasan dan semua misi media di Suriah dan dunia.
Ia menegaskan, Uni Wartawan akan berupaya membebaskan sandera dengan bekerjasama dengan berbagai instansi terkait.